Kamu
Tiada lagi yang perduli
Tiada lagi yang mau bicara
Tiada lagi yang tersisa
Cuma ranting kering
Cuma seonggok Akar tua
Kemana lagi gagahmu
Kemana lagi dahanmu
Naungan ku saat terik
Naungan ku saat hujan
Hijaumu sejuk kan hati
Nafasmu semua untuk kami
Adakah rasa terima kasih itu
Ah sudah berlalu
Tanpa pengganti
Tanpa dirimu kami pasti menderita
Siapa yang akan memberi nafas
Siapa yang akan menyejukan
Cuma kamu yang bisa
Saat ini keadaanmu mulai hilang
Ditelan keserakahan
Kami telah lupa
Kami telah lalai
Masih adakah yang perduli
Entah
Entah
Kau simpan air tanpa kami minta
Kau kuatkan bumi tanpa kami minta
Namun sayang
Mana belas kasih itu
Semua demi satu kata uang
Ah sudahlah
Untuk apa berkeluh
Ku berjanji
Kutunaikan sendiri
Walau tak ada arti
Tiada lagi yang perduli
Tiada lagi yang mau bicara
Tiada lagi yang tersisa
Cuma ranting kering
Cuma seonggok Akar tua
Kemana lagi gagahmu
Kemana lagi dahanmu
Naungan ku saat terik
Naungan ku saat hujan
Hijaumu sejuk kan hati
Nafasmu semua untuk kami
Adakah rasa terima kasih itu
Ah sudah berlalu
Tanpa pengganti
Tanpa dirimu kami pasti menderita
Siapa yang akan memberi nafas
Siapa yang akan menyejukan
Cuma kamu yang bisa
Saat ini keadaanmu mulai hilang
Ditelan keserakahan
Kami telah lupa
Kami telah lalai
Masih adakah yang perduli
Entah
Entah
Kau simpan air tanpa kami minta
Kau kuatkan bumi tanpa kami minta
Namun sayang
Mana belas kasih itu
Semua demi satu kata uang
Ah sudahlah
Untuk apa berkeluh
Ku berjanji
Kutunaikan sendiri
Walau tak ada arti
No comments:
Post a Comment