adsense

Friday, 4 November 2016

Bulan

Bulan

Dulu kau simbol kecantikan
Dulu kau dipuja
Seperti titisan dewi
Rumah para dewa
Jauh disana terangmu bawa bahagia
Riak riuh anak anak bermain
Terangmu juga pahit

Bagi para pemuja laut
Dirimu begitu menakutkan

Bagi pemuja cinta
Dirimu lukisan jiwa
Kami melukiskan banyak tentangmu
Dan hanya satu yang sama
Namamu

No comments:

Post a Comment